Postingan

Tentang Menikah….

Perjalanan hidup di usia 20-an bagi sebagian besar perempuan dan laki-laki menimbulkan kembimbangan, gimana engga di awal usia 20 tahun saja sudah ada keterkejutan bahwa orang-orang yang dulu main dan ingusan bareng, mendadak memutuskan menikah. Eitss jangan negative thinking dulu, mereka menikah memang sudah siap bukan karena alasan lain ataupun gegara melakukan pelanggaran norma sosial di masyarakat. Dulu mendengar kabar ada teman menikah di usia awal dua puluh membuat saya nggak habis pikir, shocked , dan berkahir dengan mengurut kening, kok bisa sih? Memutuskan hal penting soal menikah secepat itu? Apa iya beneran? Dulu kayaknya kita ingusan bareng, kok sekarang malah mau nikah aja? Sampai di usia dua puluh satu-an serangan undangan nikah makin gencar, ya dari senior yang baru lulus lah, teman se genk , dan rekan seperjuangan di masa sekolah. Lagi tren kali ya nikah muda? Itu pertanyaan yang terlintas di otak. Berhubung rasa penasaran semakin besar, saya mengamati pola-pola ...

Sebuah Potret dan Refleksi Tentang “Belajar dan Sekolah”

“Gila sekolahnya bagus banget, pastilah SPP per bulannya mahal!”                 Itu kalimat jujur yang langsung terlintas di kepala saat dapat kesempatan menjadi tester di salah satu sekolah SD swasta elite di Malang. Saya seumur hidup baru kali ini merasakan masuk ke sekolah yang ruang kelas, fasilitas, dan manajemennya luar biasa, kesannya emang saya agak “ katrok dan ndeso ”. Sepanjang waktu persiapan ngetes saya potret sana, komen sini, berdecak kagum tak berhenti pada isi sekolah. Sepanjang masa sekolah dari SD sampai kuliah,   dan nyambi praktikum plus kerja, saya lebih sering masuk ke sekolah-sekolah pinggiran-sekolah swasta yang letaknya ‘ ndelesep di desa”, daripada masuk sekolah elite , kalaupun masuk ke sekolah favorit itu pun tarafnya sekolah negeri.                 Di tulisan ini seperti biasa saya ingin s...

Kaleidoskop of my life on 2017

Gambar
Setahun ini membawaku beretemu dengan perjalan hidup yang tak terkira. Demi mengenang yang akan lupa, aku ingin menuliskannya. Ada banyak kejadian yang membuatku tersadar dan menemukan “AHA MOMENT” yaitu, kejadian yang membuat diri kita terilhami, tercerahkan atau bahkan terinspirasi. Selamat menjelajah pada yang sudah terjadi. Januari Awal tahun diwarnai dengan deru haru drama kegiatan Character building beswan djarum di Bandung,   yang bertempuk dengan kegiatan UAS untuk mata kuliah desain training . Aku ingat sampai muncul perselisihan dalam anggota kelompok, kebimbangan antara berangkat atau diam di tempat. Berbagai kemungkin dan perhitungan dipertimbangkan, aku memilih untuk bernogosiasi dengan dosen demi berangkat CB di batch 4. Perjuanganku tidak sia-sia, setelah tiga hari dihujani latian keras oleh pasukan khusus ala tentara, badan remuk redam, serta telinga yang tergiang dengan paduan suara Meriam, tembakan, dan juga para setan, kami (regu 10, yang anggotanya p...

Media & Fenomena ‘Kids Jaman Now”

Fenomena yang hangat dibicarakan pada berbagai media adalah ‘Kids Jaman Now”, istilah masa kini yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana perilaku anak-anak muda pada era ini. Hampir seluruh media menjelaskan istilah ini dari sisi negatif. Generasi muda seakan di cap sebagai anak-anak yang buruk karena memiliki ketergantungan pada gadget, memiliki perilaku yang tidak pantas dan sesuai usianya, maupun hanya bisa hura-hura dan berperilaku hedonis. Lantas, bagaimana nasib bangsa di tangan mereka? Tidak bisa dipungkuri bahwa jumlah anak muda di Indonesia tergolong banyak. Hal ini juga menimbulkan beragam permasalahan, ditambah dengan pesatnya media sosial yang merambah segala jenis usia, tak terkecuali para generasi muda. Seolah menjadi trending topic   masa kini, untuk membicarakan perilaku mereka, mulai dari cara berpakaian, gaya pacaran, hingga gaya hidup. Selama ini, berita negatif pada generasi muda lebih menarik untuk diperdebatkan serta disebarluaskan. Lihat saja, bagai...

Perdebatan Memuakkan Gender (Cewek Vs Cowok), Ada Apa?

Setiap orang dilahirkan dengan kelebihan serta keunikannya masing-masing, tentu saja berlaku untuk laki-laki maupun perempuan. Lalu kenapa di era sekarang, banyak orang berdebat panjang, hanya untuk membahas laki-laki versus perempuan, semua kalangan terus membahas isu ini tanpa henti, mulai dari warung kopi, rumah-rumah, hingga sosial media. Generasi milenial seakan membahas laki-laki dan perempuan sebagai hal yang patut dipertandingan, lihat saja di media, ratusan bahasan dengan topik ini bertebaran di artikel video, komik. Kadang sampai merasa muak sendiri, kenapa laki-laki seakan memojokkan perempuan, dan sebaliknya perempuan mengunggulkan dirinya seakan lelaki itu hanya nomor sekian? Ada apa dengan dunia ini? Padahal dari berbagai sisi, laki-laki ataupun perempuan memilki perbedaan, namun ada untuk saling melengkapi. Baik, mari kita kritisi dari segi biologis. Jelas perempuan dan laki-laki punya ciri fisik berbeda. Perempuan memiliki kelebihan: mudah sensitif yang berhub...